#Katakata 5

Saingan, jika dimaknai secara positif, merupakan pemacu diri agar bisa selalu menjadi yang terbaik, terdepan, tak terkalahkan, dan menjadi yang ‘paling-‘ di antara segala sesuatu. Segala sesuatu yang ‘ter-’ sekalipun. Meskipun, tetap saja Allah menjadi Maha dari segala sesuatu.

Seakan-akan, bersaing menjadi yang ‘paling-‘ atau yang ‘ter-‘ sehingga nampak paling depan di hadapan Allah lah. Ekstrimnya sih gitu.

Dan, teman terdekat adalah saingan paling kejam.

Haha hihi di depan, senyum-senyum, nunjukin sikap (sok?) peduli, tapi ternyata telah jauh melesat meninggalkan temannya. Apa nggak bersaing tuh? Apa nggak kejam tuh?

 

Sadis ya?

 

*hahaha, ga maksud memprovokasi. Hanya saja, jika teman dilihat dari sudut pandang saingan, bisa saja ini terjadi. Dan tentu saja ini harus disikapi positif dengan berusaha lebih baik agar mampu menjadi saingan dan teman yang baik ^^*

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s